Selasa, 30 November 2010

TUGAS BASASIN_BAHAYA MELAMIN_NOVIA CANDRA .K_28_X-1


NAMA : NOVIA CANDRA K.
KELAS : X-1
NO.ABSEN : 28


TUGAS BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

KOMPETENSI DASAR: 11.9.1

INDIKATOR: 
1.    Mencatat pokok-pokokpembicaraan siapa yang berbicara dan apa yang dibicarakannya !
2.    Merangkum seluruh isi pembicaraan kedalam beberapa kalimat !
3.    Menanggapi rangkuman yang di buat teman !




JAWABAN

                                                Kandungan dan Bahaya Melamin

1.    -   Di Negara Indonesia seluruh produk susu terutama produk  susu yang berasal dari Cina dan bernama formula itu mengandung melamin, tetapi bukan produk formula saja tapi banyak yang lainnya.
-         Setelah menjalani pemeriksaan ternyata ada 28 produk makanan di Indonesia yang mengandung melamin.
-         Pda tanggal 16 susu formula di ketahui bahwa susu formula ternyata mengandung melamin yang berbahaya untuk bayi dan pada tanggal 18 barulah pemerintah memerintahkan untuk menarik kembali susu formula.
-         Ada 5000 kashus yang terjadi di Negara Cina yaitu kematian bayi akibat susu formula yang mengandung bahan-bahan yang berbahaya.
-         Produk-produk susu tersebut di tambahkan melamin agar bias mempertahankan kandungan protein di dalamnya.
-         Oleh karena itu perlu ada pengawasan lebih.


2.    Rangkuman
              Ada 28 produk yang berasal dari Negara Indonesia ternyata mengandung melamin dan di beberapa Negara yang lain. Produk tersebut sudah di tarik dan di periksa oleh pemerintah ternyata positif mengandung melamin dan akhirnya akan di musnahkan.
               Baru di ketahui bahwa pada tanggal 16 susu formula untuk bayi yang impor dari Negara Cina itu ternyata mengandung melamin, dan pada tanggal 18 barulah pemerintah memerintahkan agar menarik susu formula.
               BPOM akhirnya meminta bantuan kepada aparat yang bersangkutan untuk menarik produk-produk dari pasaran. Sebelumnya lebih banyak susu formula yang di campurkan dengan air santan yang tidak terlalu berbahaya, dan hingga akhirnya di ketahui bahwa terdapat susu yang di campur dengan melamin.
               Atas usul Ibu Tien Gartini, beliau mengusulkan agar di adakan pemeriksaan yang lebih terhadap tempat-tempat, barang-barang impor dan memusnahkan produk-produk impor yang menggunakan melamin. Dan atas usul Ibu Indan Suksmawati, hal tersebut adalah masalah yang sudah mendunia dan hal tersebut tergantung kepada konsumen itu sendiri. Jika konsumen sudah tahu akan bahaya makanan impor kenapa masih membelinya….???? Dan jika sudah tahu begitu maka konsumen harus lebih aktif dan pandai dalam memilih berbagai macam produk luar negeri yang kebanyakan mengandug bahan yang berbahaya.

3. Kita harus berhati-hati sebagai konsumen untuk memilih produk yang berkualitas dan tidak mengandung bahan yang berhaya.Barang-barang yang masuk ke Indonesia khususnya dari China, dari mulai makanan sampai yang lainnya harus melewati BPOM terlebih dahulu.Dan di beri tanda layak pakai dan layak untuk di makan, agar baik di konsumsi dan di gunakan oleh konsumen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar