Selasa, 12 Oktober 2010

pengertian unsur

Unsur
Dalam Bab 1, kita telah membahas tentang unsur dan
senyawa sebagai zat tunggal. Pada bab ini kita akan
membahas secara detil tentang unsur dan senyawa.
Unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat
diuraikan lagi menjadi zat􀍲zat lain yang lebih
sederhana dengan reaksi kimia biasa. Dalam
kehidupan sehari􀍲hari kita mudah menjumpai dan
mengenal unsur. Arang yang berwarna hitam, kita
jumpai pada sisa pembakaran, pinsil dan juga
digunakan sebagai eleektroda dalam batere, arang
adalah unsur karbon. Logam juga dapat kita jumpai
dalam bentuk perhiasan emas, perak dan platina.
Selain itu beberapa logam lain didapat dari barang
tambang yang ada di Indonesia seperti alumunium di
Asahan, timah di Bangka, besi di Sulawesi, tembaga di
Timika dan nikel di Soroako. Contoh unsur logam
cadmium, air raksa dan timah hitam disajikan pada
Gambar 2.1.
Gambar 2.1. Contoh unsur logam, A
unsur cadmium, B air raksa dan C
adalah timah hitam.
Kimia Kesehatan, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan 2007
15
2.1.1. Nama unsur
Nama unsur yang kita kenal dalam bahasa Indonesia
belum tentu sama dengan nama unsur baku yang
ditetapkan oleh International Union of Pure and applied
Chemistry (IUPAC) yang kita kenal kadang􀍲kadang
berbeda, misalnya tembaga nama kimia yang menurut
IUPAC adalah Cuprum, demikian juga emas adalah
aurum.
Nama unsur diambil dari nama satu daerah seperti
germanium (Jerman), polonium (Polandia), Fransium
(Perancis), europium (Eropa), amerisium (Amerika),
kalifornium (Kalifornia), stronsium (Strontia, Scotlandia)
lihat Gambar 2.2. ilmuan yang berjasa didalam bidang
kimia juga digunakan seperti: einstenium (Einstein),
curium (Marie dan P Curie), fermium (Enrico Fermi),
nobelium (Alfred Nobel). Nama􀍲nama planet juga
diabadikan sebagai nama unsur seperti: uranium
(Uranus), plutonium (Pluto), dan neptunium (Neptunus).
Untuk beberapa unsur yang baru ditemukan, khususnya
untuk unsur dengan nomor 104 keatas mempergunakan
akar kata dari bilangan.
nil = 0, un = 1, bi = 2, tri = 3 quad =4, pent = 5, hex = 6,
sept = 7, okt = 8 dan enn = 9.
Untuk lebih jelasnya kita ambil contoh untuk unsur
dengan nomor 107 yaitu unnilseptium, yang berasal dari
bilangan 1 : un, bilangan 0 : nil, dan tujuh : sept serta +
ium, sehingga nama unsur tersebut adalah unilseptium
(Uns).
2.1.2. Lambang Unsur
Kita sudah mengenal nama􀍲nama unsur, tentunya cukup
sulit jika kita menggunakan nama unsur dalam
mempelajari ilmu kimia, tentunya kita perlu melakukan
penyederhanaan agar lebih mudah diingat.
Pencetus ide lambang unsur adalah Jons Jacob Berzelius
pada tahun 1813. Dia mengusulkan pemberian lambang
kepada setiap unsur dengan huruf. Pemilihan lambang
unsur diambil dari huruf pertama (huruf besar atau
kapital) dari unsur tersebut. Perhatikan nama unsur
berikut, oksigen dilambangkan dengan huruf O (kapital),
carbon dengan C (kapital) dan nitrogen yang diberi
lambang dengan huruf N (kapital), Gambar 2.3.
Gambar 2.2. Aturan penamaan
unsur
Gambar 2.3. Penamaan lambang
unsur dengan menggunakan huruf
kapital dari nama unsurnya
Penamaan
Unsur
Lokasi
Daerah
Nama
Ilmuan
Nama
Bilangan
Kimia Kesehatan, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan 2007
16
Banyak nama unsur yang daiawali dengan huruf yang
sama misalnya hudrogen dengan hidrargirum, tidak
mungkin menggunakan satu huruf awal dari kedua unsur
tersebut. Sehingga penamaan unsur dapat dilambangkan
dengan menggunakan lebih dari satu huruf.
Penulisan dapat dilakukan dengan menggunakan huruf
kapital dari nam unsur sebagai huruf pertamanya,
dilanjutkan dengan menuliskan huruf kecil dari salah satu
huruf yang ada pada unsur tersebut. Untuk lebih
mudahnya kita ambil contoh di bawah ini unsur Zinc
dilambangkan dengan Zn dan cuprum dengan huruf Cu.
Beberapa kasus menarik terjadi, misalnya untuk unsur
argon dan argentums, kedua unsur ini memiliki huruf
pertama yang sama, dalam penamaannya huruf
keduanya menjadi pembeda. Untuk argon dilambangkan
dengan Ar, sedangkan argentum dilambangkan dengan
Ag, perhatikan Gambar 2.4. Kasus lainnya adalah unsur
cobalt, dilambangkan dengan huruf Co, jika kita tidak
hati􀍲hati dalam penulisannya dan ditulis dengan CO yang
berarti gas carbon monoksida.
Gambar 2.4. Pelambangan unsur
menggunakan dua huruf dari nama
unsur tersebut
2.1.3. Unsur dialam
Unsur di alam cukup melimpah, berdasarkan jenisnya maka unsur dapat kita kelompokkan
menjadi dua jenis yaitu unsur logam dan unsur bukan logam.
Unsur logam mudah dikenali dengan ciri􀍲ciri; permukaannya mengkilat, berbentuk padat,
kecuali air raksa (Hg) yang berbentuk cair. Unsur logam mudah ditempa dapat menjadi plat
atau kawat dan memiliki kemampuan menghantar arus listrik atau konduktor.Unsur logam
banyak terdapat di bumi kita dan beberapa contaoh disajikan dalam di bawah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar